. dEmi Masa

Demi masa.Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati
supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
(Al-`Asr 103:1-3)



Monday, December 1, 2008

006 Hati

Kekusutan mula menyelimuti fikiranku. Kini aku terasa benar-benar buntu. Tiba-tiba tanganku terasa sungguh berat dan fikiranku mula terasa kosong. Dalam menyebarkan risalah kebenaran, ada saja ganguan yang melanda. Teringat pula daku tentang kisah dimana Allah benar-benar murka kepada iblis dan syaitan yang enggan bersujud kepada Adam A.S.

firman Allah Taala,
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat:"Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.(Al-Baqarah 2:34)

Apabila Allah ingin memasukkan golongan tersebut ke dalam neraka, tetapi ia minta ditangguhkan, kerana ingin mencari kawan-kawannya dari golongan jin dan manusia untuk bersama di dalam neraka.

Ini benar-benar godaan mereka. Saat ku meniti semula pembicaraan sang penulis risalah kebenaran, baru ku sedari bahawa menulis ini bukannya semudah yang ku sangkakan.

Dengan perlahan-lahan aku cuba menggerakkan jari ku untuk meneruskan karanganku dengan arus kalimah Isti`azah
dan kalimah Basmalah:


أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
بسم الله الرحمن الرحيم
Aku mohon perlindungan dengan Allah dari syaitan yang direjam
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang


Sebagai permulaan, ingin sekali daku membicarakan tentang Hati.
-Bagiku sekecil-kecil hati, mampu membuahkan sebesar-besar pembicaraan.-
Kenapa aku pilih tajuk hati? Cakap pasal hati ...mesti berkait rapat ngan niat, ikhlas, perasaan, jiwa, diri, cinta...cinta??!!?! yup...sebab cinta nie perasaan yang membuak-buak, perasaan yang meronta-ronta dalam hati. Tapi tajuk yang nak dibicarakan bukanlah
tujuk cinta...tetapi hati.

Firman Allah Taala,
Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati." (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur. (Al Mulk 67:23)

Daripada Abu Abdullah al-Nu`man ibn Basyer رضي الله عنهما , beliau berkata, Rasulallah S.A.W.:

...Ketahuilah bahawa dalam setiap jasad itu ada seketul daging yang apabila ia baik maka baiklah seluruh jasad dan apabila ia rosak, maka rosaklah seluruh jasad. Ketahuilah ia adalah hati.
(Hadis riwayat al-lmam al-Bukhari dan Muslim.)

Sebenarnya, hati ini sangat besar peranannya kepada jasad. Hati ini mudah terjentik, terpedaya dengan bisikan suara syaitan iblis. Kita sebagai hamba Allah yang lemah perlulah sentiasa memohon perlindungan padaNya agar hati yang kita miliki tidak dikotori oleh segala macam penyakit hati.

Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?" Perhatikanlah bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda-tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga). (Al An'aam 6:46)

dan Kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke
belakang karena bencinya, (Al Israa' 17:46)

Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka[20], dan penglihatan mereka ditutup[21]. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (Al Baqarah 2:7)

[20]. Yakni orang itu tidak dapat menerima petunjuk, dan segala macam nasehatpun tidak akan berbekas padanya.
[21]. Maksudnya: mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al Quran yang mereka dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri mereka sendiri.




Dalam hati mereka ada penyakit[23], lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.
(Al-Baqarah 2:10)

[23]. Yakni keyakinan mereka terdahap kebenaran Nabi Muhammad s.a.w. lemah. Kelemahan keyakinan itu, menimbulkan kedengkian, iri-hati dan dendam terhadap Nabi s.a.w., agama dan orang-orang Islam.

Firman Allah Taala,
Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Al A'raaf 7:179)

Jagalah hati sebaik-baiknya. Kerana hati yang baik mudah tunduk dan patuh padaNya. Ikhlaskan niat kita dalam melakukan segala amal soleh. Sulami jiwa dan perasaan ini dengan keindahan Islam. Suburkanlah cinta di dalam hati ini, cinta padaNya...kerana cinta itu bisa menyucikan hati ini. Jesteru...marilah kita sama-sama mengubat hati kita agar hati untuk menambah usaha dalam mencari cintaNya.


Ubat Hati [Tombo Ati (klik disini untuk dengar)]
1. Baca Al-Quran dan maknanya
2. Mendirikan solat malam (tahajjud)
3. Berkumpulan dengan orang soleh
4. Sentiasa berpuasa
5. Sentiasa berzikir malam


firman Allah lagi dalam Al-Quran,
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.(Ar Ra'd:28)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman[594] ialah mereka yang bila disebut nama Allah[595] gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Al-Anfal:2)

[594]. Maksudnya: orang yang sempurna imannya.
[595]. Dimaksud dengan disebut nama Allah ialah: menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakanNya.



Blog yang simili dengan tajuk diatas :D
1. Blog?
2. Religi
3.
.: ShoutuL DhomiR :. (blog pertamaku)

-nukilan: syabab-istisyhad-perinduCintaNya-
-comment amatlah dialu-alukan...demi memperbaiki nukilanku ini-

No comments: